SURABAYA, pada tanggal 19 – 20
Maret 2016 Musyawarah cabang muhammadiyah mulyorejo kota Surabaya ( Muscabmu )
bertempat di New star Hotel Mojokerto selama dua hari dengan Tema “ Gerakan pencerahan menuju Indonesia
berkemajuan”.
Di samping menyampaikan laporan pertanggung
jawaban PCM masa bakti 2010 – 2015 dan membahas program kerja 2015 – 2020 dan
isu-isu strategis yang di hadapi muhammadiyah Surabaya pada masa-masa mendatang
dan juga memilih 9 anggota formatur dari 27 anggota calon adalah Asmin, Mudhofar,Abdilah Rosyidin,Naf’an
Marwi, Nasirun, Imam Ghozali,Suprijono, M.Ali Fuad dan M.Bahrul Ulum.
Mereka memilih Bapak Asmin sebagai
ketua PCM Mulyorejo kota Surabaya periode 2015 – 2020 menggantikan ketua lama
Bapak Piet Subagio.
Sebelum muscab di mulai ada tausiyah
dari wakil PDM kota Surabaya Drs.H.
Syaifudin Zaini, mengatakan hendaknya dalam musyawarah ini bisa menyusun
program yang baik dan program itu bisa di laksanakan di masyarakat dan dalam
muscab ini bukan hanya yang penting bisa mengganti ketua tapi harus juga bisa
melakukan program.
Pada saat penutupan muscabmu Bapak Asmin, menyampaikan pada
sambutanya; Terima kasih yang telah mempercayakan saya utamanya ortom dan
ranting-ranting yang telah memilih saya ini sangat berat sekali,tapi amanah ini
akan saya lakukan sebaik- baiknya,tapi semua itu harus ada bantuan semua pihak sangat saya butuhkan untuk
menjalankan amanah ini. Sedangkan pidato
wada’ dari ketua lama pcm Mulyorejo Bapak Piet Subagio, menyampaikan ucapan
selamat Bapak Asmin anda dapat kepercayaan
di muhammadiyah ke depan, terima kasih semuanya anda telah mendukung
perjalanan kami utamanya pada ranting – ranting. Ada beberapa saran yang di
sampaikan oleh ketua lama yaitu hendaknya jadi orang itu yang proaktif,
dahulukan yang utama, memahami lebih dulu baru kita pahami, mewujudkan si nergi
dan pertajam perkataan. Akhirnya acara muscab di tutup oleh wakil ketua PDM
kota Surabaya Drs.H.Marzuki,
hendaknya program yang di buat itu di implementasikan kepada masyarakat jangan
pandai menyusun program tapi tidak bisa melaksanakan malah berdosa.( penulis adalah Drs.H.Imam Ghozali,sebagai
wakil Ketua PCM kota Surabaya )

Tidak ada komentar