INDAHNYA
HARI RAYA 1437 H
Mojosari.hari ini adalah hari raya idul
fitri 1437 H. Fitri artinya berbuka, sebagai tanda telah selesainya mengerjakan
puasa ramadhan. Memang hanya dengan pertolongan dan kerahmatan Allah swt jualah
kita semua dapat menyelesaikan kewajiban puasa kita. Yang termasuk dalam rukun
islam yang jumlahnya lima macam itu.selama puasa itu kita telah dapat menyingkirkan
hawa nafsu keinginan makan dan minum serta lain-lainnya,maka dengan tibanya
idul fitri ini, kita semua merasa memperoleh kemenangan, bagaikan prajurit yang
baru saja datang dari medan peperangan dengan membawa kemenangan yang gilang
gemilang sesungguhnya memang sedemikian itulah, karena melawan hawa nafsu itu
adalah merupakan suatu jihad pada suatu hari junjungan kita Nabi Muhammad
datang dari peperangan yang maha dahsyat melawan para musuh yang terdiri dari
kaum kafirin dan musrikin di medang perang tetapi tiba-tiba beliau bersabda : yang artinya : Kamu semua telah datang dari
jihad yang kecil untuk melakukan jihad yang besar.yaitu jihad melawan hawa
nafsu, jadi melawan hawa nafsu itu oleh Rasulullah di anggap sebagai jihad yang
besar.
Banyak sekali para manusia yang
mengaku beragama islam, tetapi sholat tidak dikerjakan, puasa tidak pula di
lakasanakan anehnya kalau hari lebaran syawal atau iedul fitri 1437 H datang,
mereka ikut juga bergembira, bersenang-senang melompat-lompat kegerangan dan sebagainnya,
di kiranya hari raya itu hanya perlu untuk itu, di tambah dengan mubandzirkan
harta, misalnya membunyikan mercon atau petasan dan menyalakan kembang api,
tindak tanduknya manusia-manusia seperti itu adalah bagaikan pahlawan yang baru
pulang dari medan perang. Tetapi sebenarnya rupa musuhnya saja tidak pernah
melihatnya, jangankan membunuh atau melukainya, sungguh luar biasa bahwa mereka
sama sekali tidak malu mengerjakan sedemikian itu. Mengaku sebagai pahlawan
tetapi kenyataannya hanyalah pahlawan gadungan sebenarnya apakah untuk
bersenang-senang serta memboroskan harta itu adanya hari raya kita ini ? bukan
itu tujuan hari raya, memang bersenang-senang boleh bergembira tidak di larang
tetapi wajiblah sesederhana dan tidak melampau batas apalagi sampai melanggar
larangan Allah seorang ulama islam bernama Abu Yazid berkata : yang artinya :Bukanya hari raya itu untuk orang yng
mengenakan pakain baru, bukan pula untuk sipemakan dendeng yang nyaman tetapi
hari raya adalah untuk seseorang yang ketaatannya kepada Allah bertambah dan
pula takut kepada ancaman siksanya.
Selama kita melaksanakan puasa ramadhan kemudian kita tutup dengan merayakan
hari raya iedul fitri 1437 H maka kita hendaknya senantiasa meningkatkan
ketaqwaan kita kepada Allah swt dan bertambah takut dengan ancaman siksanya
itulah makna dari pada hari raya idul fitri kembali pada kesucian terhadap
Allah SWT. amin



Tidak ada komentar